Tips: Menghindari Ranjau Paku
Berbicara mengenai ranjau paku, gw yang memang pemula dalam mengendarai motor ini cukup punya banyak pengalaman (yg tidak bisa dibanggakan tentunya
) – Rekor “terbaik” ialah bocornya ban karena paku sebanyak 4 kali dalam sebulan di tempat yang berbeda. Pertama kena di rawa sari dekat kolam renang Arcici, pulang2 berenang sudah harus dorong motor lumayan jauh cari tukang tambal ban (soalnya tukang tambal ban terdekat orangnya lagi ga ada). Kedua kalinya di kemang pulang meeting dari Club Azur, begitu keluar langsung olang oleng ban udah bocor. Ketiga kena di Kelapa Gading Boulevard, akhirnya gw ganti ban dalem (untung bawa cadangan). Keempat yang paling barusan di jalan belakang ITC cempaka mas abis pulang ngapel. Ini paling bahaya karena kebetulan lagi jalan agak cepet. Hiks, ban dalem baru ane akhirnya langsung kena tambalan juga.
Intinya! Jangan terlalu percaya tips gw, karena terbukti gw sendiri belum bisa mengatasinya
Tapi tetep gw akan share beberapa hal yg gw udah pelajari tentang ranjau paku nih (^_^) semoga bermanfaat.
So it is said that if you know your enemies and know yourself, you will win hundred times in hundred battles. If you only know yourself, but not your opponent, you win one and lose the next. If you do not know yourself or your enemy, you will always lose

Sudah hampir 5 bulan gw mengendarai motor sambil membawa laptop. Memang bukan pilihan yang terbaik, tapi terkadang kita tidak bisa mengambil pilihan yang lebih baik. Dalam beberap bulan itu, banyak hal yang sudah gw pelajari, baik dari pengalaman gw sendiri, maupun dari sharing pengalaman temen atau siapapun yang gw dapetin. Kemarin malam, saat sedang di motor, gw merasa ada baiknya gw share sedikit tips, tentang hal-hal yang penting untuk diperhatikan bagi pengendara motor yang membawa laptop. Mudah-mudahan bisa membantu baik rekan-rekan yang mungkin selama ini sudah senasib, atau yang baru mau coba2 ikutin nasib saya. Berikut tips dari saya: