Posts Tagged ‘indonesia’

Yang Terbaik Untuk Jakarta, Untuk Indonesia

Share More

dad-son-watch-tv

Momen Pilkada saat ini, khususnya DKI, telah membangkitkan sebuah kenangan dalam ingatan saya. Waktu kecil dulu saya sering ikutan papa nonton pertandingan tenis di TV. Dari awal tidak mengerti sampai akhirnya ikutan mendukung, lalu ikut bersorak dan menggerutu.

Karena kami dididik cukup kuat secara rohani, tanpa sadar saya mulai berdoa bagi pemain yang saya dukung. Namanya anak2, saya berdoa supaya bolanya keluar, atau nyangkut di net, atau apapun supaya pemain yang saya dukung bisa menang.

Suatu waktu saat pemain yang saya dukung menang, saya memperhatikan pemain dan pendukung lawan yang sedih. Momen itu membuat saya berpikir, mereka juga ingin menang, mereka juga berusaha dan berjuang untuk kemenangan itu. Padahal saya sama sekali tidak tahu siapa yang telah berlatih lebih keras atau harus melewati perjuangan yang lebih berat. Bahkan mungkin mereka juga berdoa untuk kemenangan seperti yang saya lakukan. Lalu doa siapa yang harus Tuhan kabulkan dan pemain mana yang harus dibantu oleh malaikat (saat itu saya membayangkan ada malaikat membantu membelokkan bolanya karena doa saya :p ).

(more…)

Indonesia, My Way

Share More

Perpecahan terjadi bukan karena banyaknya keragaman, tapi karena hilangnya rasa percaya satu sama lain. Adu domba bisa berhasil bukan karena adanya perbedaan, tapi karena kecurigaan yang dipupuk hingga subur.

Semua orang memiliki pendapat dan yakin akan kebenaran pendapatnya. Walaupun sudah didiskusikan, tidak semua pendapat bisa disatukan. Bila sudah sepakat untuk berbeda, tidak perlu dilanjutkan dengan saling merendahkan, apalagi menghina. Sadarilah bahwa sebesar-besarnya keyakinan dan cintamu atas apa yang kau percayai, sebesar itu juga yang dimiliki orang lain atas kepercayaannya.

Kita sama-sama mau Indonesia maju, kita semua pasti mau Indonesia semakin hebat. Walaupun kita tidak selalu sependapat akan caranya, janganlah kita terlalu sibuk meributkan cara mana yang lebih benar sehingga justru menjauhkan kita dari tujuan kita yang sama. Mari bertanya pada diri kita sendiri,

“apakah lebih baik Indonesia maju walaupun bukan dengan cara-ku, ataukah lebih baik Indonesia hancur supaya terbukti bahwa cara-ku adalah yang paling benar?”

Anakku, Berjuanglah dan Majukanlah Indonesia!

Share More

Daftar Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia
Keramaian Pilkada DKI 2017 semakin memarakkan pembagian gambar dan tautan di facebook. Kita bisa lihat bersama 2 pendapat berbeda mengenai memilih Ahok bagi umat Islam. Sebagai Non-Muslim, tentunya saya tidak akan berpendapat apapun mengenai hal itu. Saya tidak berhak dan tidak perlu juga sok tahu. Saya menghormati keputusan setiap orang untuk berjalan sesuai kepercayaan masing-masing, dalam konteks ini bagi Muslim yang mau memilih Ahok walaupun dia Non-Muslim maupun yang tidak mau memilih Ahok karena dia Kafir. Yang pasti, di balik setiap pilihan tetap ada konsekuensi. Saya hanya ingin sedikit berbagi mengenai dampaknya bagi saya pribadi.

Saya bukanlah orang yang terlahir dengan bakat memimpin. Sebagai anak bungsu dari 5 bersaudara, saya terbiasa menjadi pengikut. Saat SMP kelas 1 dulu ada pengalaman yang sampai sekarang tidak bisa saya lupakan. Di pemilihan ketua kelas, terpilihlah teman saya yang kebetulan seagama dengan saya. Saat itu saya tidak ada pemikiran apapun mengenai perbedaan agama dan saya yakin banyak teman-teman di kelas juga sama. Sampai terjadi perkembangan yang mengejutkan, seorang teman Muslim menyampaikan keberatannya dipimpin oleh agama lain sampai meminta dukungan guru untuk menganulir pemilihan sebelumnya berdasarkan alasan tersebut. Walaupun tidak terjadi konflik panjang, pengalaman pertama ini cukup membuat saya terkejut.

(more…)

Melirik RUU Pornografi

Share More

Hal-hal yang berbau porno memang sangat menjual ya, dalam bentuk RUU saja bisa menjadi bahan perdebatan dan berita yang hot di mana-mana (^_^) Saya sendiri sebenernya tidak terlalu tertarik. Tapi setelah mendengar dan membaca beragam pendapat yang saling bertentangan sepertinya seru juga.

Sedikit tentang Pornografi

Pornografi dalam wiki dijelaskan berasal dari bahasa Yunani pornographia yang secara harafiah berarti tulisan/gambar tentang pelacur. Yang kemudian dijelaskan sebagai penggambaran tubuh manusia atau perilaku seksual manusia dengan tujuan membangkitkan rangsangan seksual. Sejarah membuktikan bahwa pornografi bukanlah hal baru di dunia, termasuk Indonesia.

Sudah banyak negara lain mengatur legalitas pornografi sesuai dengan budaya dan nilai yang dimiliki oleh masing-masing negara. Saya sendiri berpendapat Indonesia perlu mengatur distribusi dan batas konsumsi pornografi. Eits, tapi bukan berarti saya Pro RUU Pornografi, dan juga bukan berarti saya kontra.

(more…)

Bila BBM harus naik

Share More

Hari ini ialah hari peringatan 1 abad kebangkitan nasional, seluruh stasiun TV nasional secara serempak menyiarkan perayaan yang diadakan di Senayan, Jakarta. Bukan karena kurangnya rasa kebangsaan, kebetulan saya tidak bisa ikut menyaksikan karena sedang berada di luar rumah saat itu. Tapi jujur, mungkin juga karena rasa kebangsaan saya yang kurang, saya sendiri hampir lupa dengan hari kebangkitan nasional. Biasanya yang paling mudah kita ingat itu perayaan-perayaan yang ada liburnya saja (^_^)

Yah, selamat hari kebangkitan deh buat kita. Dan sepertinya selain rasa nasionalisme ada satu lagi yang akan bangkit dalam waktu dekat, Harga BBM 😛 hehehe. Kalau untuk yang satu ini saya ga bisa kasih selamat. Kalau BBM naek, semua harga juga naek. Syukur-syukur kalau gaji ikut naik. Toh itupun tidak akan membuat situasi menjadi lebih baik, hanya kembali normal karena semua harga juga sudah naik.

Gejolak? Pasti. Dalam keadaan apapun kenaikan harga BBM tidak mungkin tidak menimbulkan gejolak. Hanya saja, sangat disayangkan, karena sebenarnya ada 1 cara yang bisa membuat rakyat lebih ikhlas menerima kebijakan ini. Sangat sederhana, pemerintahan yang bersih dan terpercaya. Seandainya kita sebagai rakyat bisa merasakan bahwa pemerintah bekerja dengan jujur, efisien dan maksimal dalam segala aspek. Dari posisi terendah sampai tertinggi. Dan korupsi, kolusi dan nepotisme hanya menjadi ulah dari sebagian kecil orang dan dapat disebut sebagai oknum, bukan lagi kerusakan sistem yang menyebar seperti coklat di kue tart. Seandainya saat kita melangkah masuk ke kantor-kantor pemerintahan kita dapat merasakan pelayanan yang sangat memuaskan, tanpa menghawatirkan permintaan “pajak” tak tercatat, atau birokrasi indah yang tak perlu.

Saya ulang sedikit, bila rakyat bisa merasakan bahwa pemerintah sudah mentok, bahwa semua tindakan sudah efisien, semua usaha sudah maksimal, tidak ada lagi pemborosan yang tak perlu menggunakan uang rakyat, atau “pajak” pemotongan tak jelas, atau mark-up gila-gilaan yang sangat tidak masuk akal, seandainya… Maka saya yakin, gejolak yang timbul juga tidak akan besar. Maka saya sendiri akan menenangkan diri saya juga orang-orang di sekitar saya, bahwa sudah tidak ada lagi yang bisa di pangkas, sudah tidak ada jalan lain, harga BBM harus naik, dan kita harus belajar menerima kebijakan itu.

Yah, bila BBM harus naik… seandainya saja saat itu kita sudah merasakan…