Posts Tagged ‘indonesia’

Melirik RUU Pornografi

Share More

Hal-hal yang berbau porno memang sangat menjual ya, dalam bentuk RUU saja bisa menjadi bahan perdebatan dan berita yang hot di mana-mana (^_^) Saya sendiri sebenernya tidak terlalu tertarik. Tapi setelah mendengar dan membaca beragam pendapat yang saling bertentangan sepertinya seru juga.

Sedikit tentang Pornografi

Pornografi dalam wiki dijelaskan berasal dari bahasa Yunani pornographia yang secara harafiah berarti tulisan/gambar tentang pelacur. Yang kemudian dijelaskan sebagai penggambaran tubuh manusia atau perilaku seksual manusia dengan tujuan membangkitkan rangsangan seksual. Sejarah membuktikan bahwa pornografi bukanlah hal baru di dunia, termasuk Indonesia.

Sudah banyak negara lain mengatur legalitas pornografi sesuai dengan budaya dan nilai yang dimiliki oleh masing-masing negara. Saya sendiri berpendapat Indonesia perlu mengatur distribusi dan batas konsumsi pornografi. Eits, tapi bukan berarti saya Pro RUU Pornografi, dan juga bukan berarti saya kontra.

(more…)

Bila BBM harus naik

Share More

Hari ini ialah hari peringatan 1 abad kebangkitan nasional, seluruh stasiun TV nasional secara serempak menyiarkan perayaan yang diadakan di Senayan, Jakarta. Bukan karena kurangnya rasa kebangsaan, kebetulan saya tidak bisa ikut menyaksikan karena sedang berada di luar rumah saat itu. Tapi jujur, mungkin juga karena rasa kebangsaan saya yang kurang, saya sendiri hampir lupa dengan hari kebangkitan nasional. Biasanya yang paling mudah kita ingat itu perayaan-perayaan yang ada liburnya saja (^_^)

Yah, selamat hari kebangkitan deh buat kita. Dan sepertinya selain rasa nasionalisme ada satu lagi yang akan bangkit dalam waktu dekat, Harga BBM :-P hehehe. Kalau untuk yang satu ini saya ga bisa kasih selamat. Kalau BBM naek, semua harga juga naek. Syukur-syukur kalau gaji ikut naik. Toh itupun tidak akan membuat situasi menjadi lebih baik, hanya kembali normal karena semua harga juga sudah naik.

Gejolak? Pasti. Dalam keadaan apapun kenaikan harga BBM tidak mungkin tidak menimbulkan gejolak. Hanya saja, sangat disayangkan, karena sebenarnya ada 1 cara yang bisa membuat rakyat lebih ikhlas menerima kebijakan ini. Sangat sederhana, pemerintahan yang bersih dan terpercaya. Seandainya kita sebagai rakyat bisa merasakan bahwa pemerintah bekerja dengan jujur, efisien dan maksimal dalam segala aspek. Dari posisi terendah sampai tertinggi. Dan korupsi, kolusi dan nepotisme hanya menjadi ulah dari sebagian kecil orang dan dapat disebut sebagai oknum, bukan lagi kerusakan sistem yang menyebar seperti coklat di kue tart. Seandainya saat kita melangkah masuk ke kantor-kantor pemerintahan kita dapat merasakan pelayanan yang sangat memuaskan, tanpa menghawatirkan permintaan “pajak” tak tercatat, atau birokrasi indah yang tak perlu.

Saya ulang sedikit, bila rakyat bisa merasakan bahwa pemerintah sudah mentok, bahwa semua tindakan sudah efisien, semua usaha sudah maksimal, tidak ada lagi pemborosan yang tak perlu menggunakan uang rakyat, atau “pajak” pemotongan tak jelas, atau mark-up gila-gilaan yang sangat tidak masuk akal, seandainya… Maka saya yakin, gejolak yang timbul juga tidak akan besar. Maka saya sendiri akan menenangkan diri saya juga orang-orang di sekitar saya, bahwa sudah tidak ada lagi yang bisa di pangkas, sudah tidak ada jalan lain, harga BBM harus naik, dan kita harus belajar menerima kebijakan itu.

Yah, bila BBM harus naik… seandainya saja saat itu kita sudah merasakan…