Anakku, Berjuanglah dan Majukanlah Indonesia!

Share More

Daftar Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia
Keramaian Pilkada DKI 2017 semakin memarakkan pembagian gambar dan tautan di facebook. Kita bisa lihat bersama 2 pendapat berbeda mengenai memilih Ahok bagi umat Islam. Sebagai Non-Muslim, tentunya saya tidak akan berpendapat apapun mengenai hal itu. Saya tidak berhak dan tidak perlu juga sok tahu. Saya menghormati keputusan setiap orang untuk berjalan sesuai kepercayaan masing-masing, dalam konteks ini bagi Muslim yang mau memilih Ahok walaupun dia Non-Muslim maupun yang tidak mau memilih Ahok karena dia Kafir. Yang pasti, di balik setiap pilihan tetap ada konsekuensi. Saya hanya ingin sedikit berbagi mengenai dampaknya bagi saya pribadi.

Saya bukanlah orang yang terlahir dengan bakat memimpin. Sebagai anak bungsu dari 5 bersaudara, saya terbiasa menjadi pengikut. Saat SMP kelas 1 dulu ada pengalaman yang sampai sekarang tidak bisa saya lupakan. Di pemilihan ketua kelas, terpilihlah teman saya yang kebetulan seagama dengan saya. Saat itu saya tidak ada pemikiran apapun mengenai perbedaan agama dan saya yakin banyak teman-teman di kelas juga sama. Sampai terjadi perkembangan yang mengejutkan, seorang teman Muslim menyampaikan keberatannya dipimpin oleh agama lain sampai meminta dukungan guru untuk menganulir pemilihan sebelumnya berdasarkan alasan tersebut. Walaupun tidak terjadi konflik panjang, pengalaman pertama ini cukup membuat saya terkejut.

Saat memasuki SMA, secara mengejutkan saya justru terpilih sebagai ketua kelas. Pengalaman ini sedikit menjadi obat bagi saya. Walaupun ada teman yang mungkin tidak setuju dengan alasan yang sama, setidaknya tidak pernah diutarakan secara langsung di depan saya dan tidak sampai mengulang pengalaman pahit sebelumnya. Tapi apa daya, ini memang pengalaman pertama saya menjadi pemimpin, performa saya sebagai ketua kelas saat itu bisa dibilang tidak memuaskan. Saya pun tergusur di pemilihan ketua kelas berikutnya. Tidak apa-apa, saya cukup puas sudah mendapatkan pengalaman baru dan banyak pelajaran berharga.

Bertahun-tahun kemudian, kali ini Ahok yang sekarang menjabat sebagai Gubernur Jakarta harus menghadapi penentangan yang sama. Saya memang tidak berhak berpendapat dan tidak akan menilai benar salah. Sebagai orang tua saya hanya membayangkan, bila anak saya mengatakan cita-citanya ingin jadi pemimpin, ketua kelas, lurah atau camat, bupati atau gubernur, atau bahkan presiden, haruskah saya menganjurkan dia mencari cita-cita lain? atau mungkin menyarankan pindah warga negara? atau bisakah saya mengatakan…

Anakku, berjuanglah dan majukanlah Indonesia!

* Gambar diambil tanpa ijin dari BakaNekoBaka

Share this Post More

One Response to “Anakku, Berjuanglah dan Majukanlah Indonesia!”

  1. gede nurhadi Says:

    hi Blogger..
    Lama tidak bersua di dunia maya, pa kabar bro?
    lancar postingannya…go go ketua kelas.haha

Leave a Reply