Archive for May 2014

Dahlan Iskan, Jokowi dan Ahok

Share More

Dahlan IskanAda apa dengan 3 nama ini? Inilah 3 nama pertama yang mengembalikan keyakinan saya bahwa masih ada harapan untuk indonesia. Kalau saya coba ingat-ingat, sejak kecil saya sudah tidak ada niat untuk jadi PNS atau sejenisnya. Walaupun sebenarnya kalau mau belum tentu juga diterima 😛 tapi saya sudah terlanjur apatis dengan sistem yg ada. Saya melihat arus deras dan memutuskan untuk tidak lompat ke dalamnya. Bahkan setelah adanya reformasi, yg saya lihat sebagai rakyat biasa kondisi justru seperti makin memburuk. Mungkin bisa dbilang seperti kelompok mafia yang kehilangan godfather-nya, malah berantakan dan tidak terkendali. Tidak perlu melihat sampai mereka yg korupsi besar-besaran, dari hal-hal kecil saja masih terasa di banyak kantor-kantor pemerintahan.

Sampai kira-kira sekitar 3 tahun lalu, saya yg asyik sendiri dan tidak terlalu peduli dengan urusan pemerintahan apalagi politik tiba-tiba mendapatkan angin segar. Saya sebagai blogger ga niat suatu hari menemukan blog yang sangat menarik, Catatan Dahlan Iskan. Melihat gaya beliau yang jauh berbeda dari umumnya pejabat memberi secercah harapan buat perbaikan bangsa. Saya hanya mulai dari sekedar membaca blog tersebut sekali-sekali, lalu mengikuti berita-berita dan akhirnya menemukan grup fb GERAKAN RAKYAT DAN FACEBOOKER MENDUKUNG DAHLAN ISKAN JADI PRESIDEN. Kalau tidak salah ingat waktu join dulu namanya belum seperti sekarang, karena saya sempat bingung waktu namanya berubah dan saya tidak ingat join grup dengan nama baru tersebut. Tapi tidak apa-apa, saya juga akan sangat senang kalau “abah” jadi presiden (begitu beliau banyak dpanggil oleh pengagumnya).

Lalu pada pemilihan kepala daerah DKI kemarin saya menemukan 2 nama baru (baru buat saya), yaitu Jokowi dan Ahok. Walaupun tidak yakin bisa ikut memilih karena sedang berdomisili di daerah lain, sebagai pemegang ktp jakarta saya merasa penasaran. Saya coba cari informasi mengenai kedua nama tersebut. Dari hasil pencarian saya, saya menemukan peristiwa yang saya anggap fenomenal pada keduanya:

  • Jokowi memenangkan pilkada periode keduanya di Surakarta (Solo) dengan total suara melebihi 90%
  • Ahok yang notabene keturunan Tionghoa dan beragama Kristen memenangkan pilkada Belitung Timur yang mayoritas memeluk agama Islam

Saya percaya ada makna besar di balik kedua peristiwa tersebut, karena kepercayaan masyarakat di kedua daerah tersebut tidak mungkin tanpa alasan. Setelah mencari informasi tambahan, saya temukan juga bahwa mereka memiliki banyak kesamaan. Beberapa di antaranya ialah pentingnya jaminan kesehatan dan pendidikan untuk rakyat, keterbukaan dalam mengelola pemerintahan dan sepak terjangnya yang terlihat jauh dari kepentingan pribadi apalagi golongan tertentu. Sikap dan bahasa tubuhnyapun sangat berbeda dengan pejabat pada umumnya mengingatkan saya kepada orang pertama yang memberikan saya harapan, Dahlan Iskan. Darah saya mulai memanas, saya melihat kesempatan untuk Indonesia yang lebih baik semakin besar, terlebih setelah mereka akhirnya menang.

(more…)