Bilingual Blogging

Share More

Sebenernya sudah beberapa lama ini terpikir, bilingual blogging itu salah gak ya? Kata itu sendiri sih rasanya kurang tepat, karena bilingual itu artinya bisa berbicara dalam dua bahasa. Berarti bilingual blogging ialah nge-blog dalam dua bahasa (harusnya semua post dapat dilihat dalam dua bahasa). Beda ama gw yang bilingual blogging-nya itu ya kadang-kadang bahasa indonesia, kadang-kadang bahasa inggris :p

I’ve had this thought in my head for a while, is it bad to do bilingual blogging? Well, actually the word doesn’t really seem to fit itself, since bilingual should means speaking in 2 languages, which describe bilingual blogging as blogging in 2 languages (all the post should be available in 2 languages). And here’s my own bilingual blogging style, having some posts in bahasa, and some others in english :p

Yang jadi pertimbangan utama pastinya ialah target pembaca (ciee… kaya banyak aja yg baca – gubrak). Kalau kita mau blog kita bisa dibaca oleh banyak orang dari negara manapun, ya jelas bahasa inggris yg harus dipake. Tapi kalau kita mau blog kita lebih dimengerti oleh lingkungan lokal kita, bahasa indonesia solusinya. Kalau gw? Normalnya sih gw lebih suka bahasa inggris, tapi bukan karena lebih mudah buat gw, justru karena lebih menantang plus untuk pengembangan dan pembelajaran gw sendiri khususnya dalam bahasa inggris tertulis. Hampir selalu saat blogging dalam bahasa inggris pasti gw akan banyak akses ke dictionary.com atau kamus.net untuk bantuan darurat, bahkan Microsoft Word pun beralih fungsi jadi tukang cek ejaan dan tata bahasa (^_^) Jadi kapan gw pake bahasa indonesia? Seperti yg gw bilang sebelumnya, kunci utama ialah target pembaca. Saat gw pengen share sesuatu yang teknis, tentang pemrograman misalnya, karena sepertinya sudah sangat banyak referensi yang bisa ditemukan di internet dalam bahasa inggris, maka gw memilih untuk berbagi informasi tersebut dalam bahasa indonesia. Alasan lainnya, terkadang lagi males aja pake bahasa inggris, kadang udah mentok ga bisa nerusin pake bahasa inggris, kadang juga karena buru-buru ga sempet kalo harus cari kata-kata sulit dalam bahasa inggris.

The main concern would be the targeted audience. If we want our blog readable by most people all around the world, well english is for sure. But if we prefer to have our blog understandable by our local friends, then please use bahasa. As for me, I prefer having it in english. Not because it’s easier, but I consider it as a challenge for me, to develop my english, especially written. I’ve often accessed dictionary.com or kamus.net for emergency help when posting in english. Even Microsoft Word becomes a spell and grammar checker tool for me (“,) But still there are times I’ld rather have the post in bahasa, it depends on the targeted audience as I’ve mentioned. When posting something technical, like programming, I believe the internet already has so much of it in english, so I prefer to share it in bahasa. Other reasons are – sometimes I’m just not in the mood for english, sometimes I get stuck in difficult words and sometimes I’m in a hurry I didn’t have the time for those difficult words.

Jadi! dengan post ini gw memutuskan, tidak perduli apakah bilingual blogging yang gw anut ini salah atau benar, gw akan tetap meneruskannya!

So, by this post I hereby announce… It wouldn’t matter to me wheter my bilingual blogging style is a good thing or not, I’ll stick with it!

Share this Post More

3 Responses to “Bilingual Blogging”

  1. OktaEndy Says:

    Ide yang bagus. sebenernya sih pengen juga gitu. tapi kalo aku bikin bilingual, bisa 1 minggu 1 article. hahaha..

    tapi aku dukung!, kayanya aku harus segera mengejar ketinggalan ku.
    belajar English. 😀

  2. kocu Says:

    mas okta… maksud ku bukan begitu… memang khusus post yang satu ini bener2 bilingual, tapi berikutnya akan tetep bilingual normal versiku… yaitu kadang2 bahasa indo kadang2 bahasa inggris :p hehe

  3. investasi emas Says:

    menurut saya g salah…malahan lebih bagus pake bilingual blogging…..

Leave a Reply