a Friendster Testimony for my Love One

Share More

Beberapa hari yang lalu gw isi testimony buat uly di friendsternya (^_^) here it is…

* Sahat
* Posted 13/5/2007
* Uly ini kenal pertama kali dari my best friend. Kebetulan mereka semarga, jadi udah kaya kaka adek, termasuk kalo lagi berantem :p

Dari pertama kenal itu sudah ada ‘kesan’ yang menggoda, lalu jadi sering bertemu lagi karena akhirnya kita 1 gereja. Selama terus menjalin hubungan sebagai teman sepelayanan, ‘kesan’ itu masih terus menetap.

Setelah kira-kira hampir 2 tahun, ‘kesan’ itu mulai menampakkan dirinya ke permukaan, hingga terlihat jelas. Dia mulai menuntut penyampaian, ingin menunjukkan eksistansinya.

Setelah bbrp lama, akhirnya kami saling mengetahui bahwa kami memiliki ‘kesan’ yang sama. Maka ‘kesan’ itu kami ambil, dan kami letakkan di hati dan kami beri nama ‘komitmen’, yang kalau dihitung2 saat ini sang ‘komitmen’ sudah berumur hampir 4,5 tahun.

Kalau-kalau ada yang bingung bacanya, terjemahannya sederhana ko, intinya, Sahat sayang Uly, I love u Ri chan…

oh iya, Ri Chan itu panggilan saya

Sayangnya kepotong akhirnya, padahal masih bisa tuh, kayanya textbox tidak memperhitungkan karakter seperti (new line) deh.

Share this Post More

One Response to “a Friendster Testimony for my Love One”

  1. dona Says:

    Ternyata mengungkapkan rasa sayang ataupun cinta menjadi semakin menarik jika menggunakan ungkapan yang rada berputar-putar… hahahah….

    so lovely….

    semoga saja sang ‘komitmen’ dapat semakin dewasa sesuai perkembangan usianya.. Hingga muncul ‘kehidupan baru’?.

Leave a Reply